Jumat, 17 Agustus 2018

Hanya sedang merasa~

kupikir salah langkah.
tak semestinya aku merajuk.
bisakah berbalik arah~
baru kali ini kurasa kesal.
mengapa tak berpikir jauh sejak dulu?

Apa yg bisa kuperbaiki kini?
Berusaha lah~
ini motivasi terbaik.
bukankah itu yang kau pinta?
agar tahu, dengan alasan yang mana kamu berjuang dengan tetap berserah.

seperti kataku~
kita hanya bisa berusaha, memaksimalkan kemampuan.
sisanya biar Allah yang putuskan.
Semoga apa yang kita inginkan menjadi apa yang kita butuhkan.

Allah selalu beri apa yang kita butuhkan. Percayalah.

-ZG- 17/08/18

Rabu, 15 Agustus 2018

KEMERDEKAAN

Kemerdekaan

Memaknai hari kemerdekaan republik Indonesia.

Perbincangan pagi tadi bersama bapak kesayangan.

Beliau berpesan. Agar tidak merayakan hari kemerdekaan. Namun menggantinya dengan memperingati hari kemerdekaan. Diisi dengan bersyukur. Bukan dengan kufur.

Sayangnya, perbedaan syukur dan kufur itu yang masih dipandang samar.
Banyak kegiatan yang malah menimbulkan kufur. Contoh yang diberikan bapak sederhana. Misalnya, lomba makan kerupuk yang biasa dilaksanakan sambil berdiri. Mungkin bisa disiasati dengan duduk. Atau contoh lain, pria berpakaian seperti wanita. Didandani ketika pawai untuk menjadi bahan lelucon. Ataupun perlombaan sepakbola menggunakan daster?.

Bapak hanya mengingatkan. Jangan sampai kegiatan kita malah menjadi kufur bukan menambah rasa syukur.

Bukankah kemerdekaan kita adalah sesuatu yang memang seharusnya kita syukuri?

Alhamdulillah~